Refreshing Gratis dan Nyaman di Taman Bungkul Surabaya

Taman Bungkul Surabaya
pic by @ninaninoe

Taman Bungkul masih menjadi taman terfavorit warga kota Surabaya. Terletak di jantung kota dan sangat dekat dengan Kebun Binatang Surabaya membuat taman ini selalu ramai dikunjungi warga. Selain itu juga karena gratis dan sering diadakan berbagai event di taman ini.

Taman ini juga pernah menyabet predikat The 2013 Asian Townscape sebagai taman terbaik se-Asia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2013. Yo opo gak keren penghargaan internasional se-Asia lho, Rek!

Di Taman Bungkul ini juga terdapat air mancur dan berbagai permainan untuk anak-anak. Setiap hari Minggu, taman ini juga digunakan sebagai salah satu titik Car Free Day (CFD) di Surabaya. Tentu jalan raya di sekitar taman ini selalu ditutup sementara pada saat CFD.

Berbagai macam kegiatan dari pemerintah, swasta maupun komunitas sering banget diadakan di Taman Bungkul Surabaya. Baik itu bazar, parade budaya, kumpul-kumpul para komunitas dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya. Tak heran taman ini menjadi taman paling favorit bagi warga Surabaya.

Taman Bungkul Surabaya
Pic by @tourismvaganza

Taman yang berada di Jalan Raya Darmo ini memiliki luas area sekitar 900 meter persegi yang juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung taman. Beberapa fasilitas tersebut antara lain amfiteater yang berdiameter 33 meter, jalur skateboard track, sepeda BMX track, jogging track, area green park yang dilengkapi air mancur, memiliki zona akses wi-fi gratis, taman bermain anak-anak dan juga ada sentra PKL atau pujasera.

Setiap malam maupun hari Minggu, Taman Bungkul sangat ramai pengunjung baik dari beberapa komunitas yang sedang latihan skateboard atau sepeda BMX maupun para keluarga yang sedang mengajak anak-anaknya bermain dan refreshing. Selain itu juga masih banyak pengunjung dari komunitas lain dan komunitas fotografi yang sedang mengasah hobinya dalam mengabadikan momen.

Taman Bungkul Surabaya

Sentra PKL atau pujasera di Taman Bungkul ini menyediakan berbagai menu kuliner khas Surabaya maupun menu lainnya. Tempat ini juga cukup menjadi favorit pecinta kuliner di Surabaya. Berbagai jenis menu seperti rawon, lontong balap, kikil sapi, semanggi, soto dan lain-lain. Pujasera ini tampak terkelola secara rapi dan apik di bagian belakang taman.

Selain beberapa fasilitas pendukung yang telah disebutkan, Taman Bungkul juga sering digunakan sebagai wisata religi. Loh kok bisa taman dijadikan tempat wisata religi? Jangan kaget dulu temen-temen. Dahulu kala sebelum dijadikan sebagai taman oleh Pemerintah Kota, Taman Bungkul memang tempat wisata religi yakni sebagai tempat berziarah ke makam Sunan Bungkul.

Sunan Bungkul atau Ki Ageng Bungkul adalah seorang ulama besar di zaman Kerajaan Majapahit pada abad XV. Sunan Bungkul ini masih saudara ipar dari Raden Rahmat atau biasa dikenal sebagai Sunan Ampel.

Sampai sekarang tempat ini pun masih tetap digunakan sebagai wisata religi dan masih ramai pengunjung yang hendak berziarah. Makam Sunan Bungkul ini tepatnya berada di belakang taman dekat dengan Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) atau Pujasera.

Berwisata religi yang identik dengan nuansa tradisional sekaligus menikmati keindahan taman modern di Surabaya, kenapa tidak? Kunjungi saja Taman Bungkul Surabaya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*